Banyak yang bilang memilih mesin cuci gampang-gampang susah. Anggapan ini ada benarnya, mengingat semakin beragamnya produk mesin cuci yang bersaing dipasar. Semuanya dengan tawaran kemudahan dan harga yang terjangkau. Nah, agar nanti tidak kecele, terutama bagi anda pembeli pemula, ada baiknya pertimbangkan sejumlah hal berikut ini.
Sesuaikan Kapasitas dengan Kebutuhan
Saat ini harga mesin cuci relatif lebih terjangkau. Bagi yang berkantong ‘ngepas, mesin cuci seharga Rp 1,5 juta sudah ok. Sementara harga sampai Rp 10 jutaan cocok untuk anda yang memiliki saku tebal. Harga, boleh jadi merupakan ukuran untuk menentukan kualitas mesin cuci. Meski demikian soal kapasitas tetap pegang peranan. Jika anda masih lajang atau pasangan yang belum punya anak, mesin cuci dengan kapasitas 4 – 5 kg sudah ok. Tapi kalau sudah punya ‘pasukan’, dua atau tiga anak misalnya, mesin cuci dengan kapasitas 7 - 8 kg layak jadi pilihan. Pertimbangan ini penting mengingat kapasitas menentukan kemampuan cuci. Bila kapasitas terlalu besar, sementara bebannya terlalu ringan, kerja mesin pasti tidak optimal. Sebaliknya, bila beban cukup banyak namun kapasitas tidak memadai, kerja mesin akan sangat berat. Ujung-ujungnya anda mungkin akan bolak-balik ke service center karena motor mesin kerap rusak.
Front Loading atawa Top Loading
Banyak yang menilai hasil cucian Front Loading (FL) lebih baik dibanding Top Loading (TL). Anggapan ini ada benarnya mengingat proses pencucian keduanya berbeda. Pada TL kerja pencucian seperti diaduk-aduk saja. Hanya berkisar pada putaran tabung ke kiri selama beberapa detik, lalu pindah beberapa detik ke kanan. Sementara FL, karena tabungnya rebah proses pencuciannya mirip papan penggilasan. Selain diaduk-aduk, cucian juga dibanting-banting dari atas ke bawah. Selain hasil cucian, FL juga punya kelebihan lain, yakni pemakaian air yang relatif lebih efisien. Namun dengan berbagai kelebihan itu, anda mesti siap-siap merogoh kocek lebih dalam, karena umumnya mesin cuci jenis ini dibandrol lebih mahal.
Semi Otomatis atawa Otomatis
Saat ini makin banyak dijumpai mesin cuci otomatis. Produsen rupanya jeli melihat peluang mengingat gaya hidup masyarakat perkotaan yang cenderung ingin simple dan praktis. Mesin cuci otomatis relatif tidak merepotkan. Cukup pencet tombol pintar (smart button), anda tinggal tunggu hasilnya sambil melakukan pekerjaan lain atau sekedar nonton televisi. Lain soal bila memilih semi otomatis. Orang bilang kerja dua kali karena kita harus memiliki waktu agak banyak. Selesai dari tabung pencucian kudu dipindahkan ke tabung pengeringan.
|